Catatan: nilai akhir = modal x (1 + APR/100/frekuensi)^(frekuensi x tahun). Simple interest = modal x APR/100 x tahun. APR dan reward staking tidak menjamin profit; harga token bisa bergerak turun.
Bagaimana compound bekerja
Compound berarti hasil yang sudah diperoleh ikut menghasilkan hasil berikutnya. Periode pertama dihitung dari modal awal. Periode berikutnya dihitung dari modal awal plus reward sebelumnya. Semakin lama durasi dan semakin sering hasil direinvestasikan, selisih terhadap simple interest makin terlihat.
Namun di crypto, angka APR bukan janji tetap. Reward bisa berubah, token bisa turun, dan produk staking bisa punya risiko lock-up atau smart contract.
APR ke APY
APR adalah angka tahunan nominal. APY adalah hasil efektif setelah compound. Jika compound hanya setahun sekali, APR dan APY hampir sama. Jika compound harian, APY akan sedikit lebih tinggi, tetapi selisihnya biasanya tidak sebesar perubahan APR itu sendiri.
- APR tinggi belum tentu aman atau berkelanjutan.
- Compound sering membantu, tetapi efeknya punya batas.
- Harga token tetap menentukan hasil dalam Rupiah atau USDT.
Sebelum membandingkan produk staking atau earn
Lihat dulu apakah angka di halaman produk itu APR atau APY, dan apakah reward otomatis diinvestasikan ulang. Kalau reward hanya masuk saldo dan diam di sana tanpa ikut menghasilkan, praktisnya itu simple interest: isi 1 di kolom compound per tahun supaya hasilnya mendekati yang benar-benar kamu terima.
Baca juga aturan pencairannya, karena di situ skenario terburuknya. Contoh di Simple Earn Binance: produk flexible bisa dicairkan kapan saja dan pokok langsung kembali ke akun spot, tetapi reward hari itu hangus. Produk locked yang dicairkan sebelum waktunya kehilangan reward yang belum dibayar, reward yang sudah dibayar dipotong dari pokok, dan pokok kembali ke akun spot dalam 72 jam, bisa lebih lama saat pasar ekstrem. Kalau durasi yang kamu isi di atas lebih panjang dari waktu kamu mungkin butuh uangnya, hitung juga skenario pencairan dini.
Banyak orang membandingkannya dengan deposito bank. Deposito dijamin LPS sampai Rp2 miliar per nasabah per bank, selama bunganya tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS (angka periode berjalan ada di situs LPS). Crypto bukan simpanan bank, jadi reward staking atau earn tidak termasuk jaminan itu: kalau platformnya bermasalah atau harga tokennya jatuh, LPS tidak menanggung kerugiannya.