Beli beberapa kali, harga rata-ratanya berapa
Kalkulator average cost tertimbang

Setelah DCA atau menambah posisi, rata-rata biaya bukan rata-rata harga biasa. Jumlah tiap pembelian ikut menentukan.

Cara pakai: masukkan daftar harga beli dan daftar jumlah koin, masing-masing dipisahkan koma. Urutannya harus saling cocok. Contoh harga 30000,28000,35000 dan jumlah 0.1,0.2,0.05.
Harga setiap pembelian
Jumlah koin untuk tiap harga, urutan harus sama
Average cost tertimbang
29,571.43
Total posisi0.35 koin
Total modal10,350.00
Jumlah pembelian3 transaksi

Catatan: average cost = jumlah(harga x jumlah) / jumlah koin. Item harga dan jumlah harus sama banyak agar bisa dipasangkan. Kalkulator ini belum memasukkan fee atau harga pasar saat ini.

Mengapa bukan rata-rata harga biasa

Jika kamu membeli 0.2 koin di harga 28000 dan hanya 0.05 koin di harga 35000, dua harga itu tidak boleh punya bobot sama. Average cost harus mengikuti jumlah yang benar-benar dibeli di tiap harga. Karena itu rumusnya memakai weighted average.

Makna average cost

Average cost adalah garis dasar untuk menilai posisi. Jika harga pasar di atas average cost, posisi sebelum fee sedang floating profit. Jika di bawah, posisi sedang floating loss. Untuk angka yang benar-benar bersih, fee beli dan jual tetap perlu ditambahkan.

Kesalahpahaman umum

Menambah posisi di bawah rata-rata pasti lebih aman
Tidak selalu. Rata-rata memang turun, tetapi modal dan eksposur ke aset yang sama bertambah.
Average cost ini sudah termasuk semua biaya
Belum. Fee beli, fee jual, dan slippage belum dihitung di sini.
Harga Breakeven
Harga jual agar tidak rugi setelah fee
Biaya Trading
Hitung fee tiap pembelian
DCA
Simulasikan pembelian berkala