Catatan: ini estimasi sederhana untuk isolated margin. Rumus mengabaikan fee, funding, penambahan margin, dan perubahan saldo. Harga likuidasi aktual bergantung pada mode margin, unrealized PnL, fee, funding, dan aturan exchange. Ikuti harga likuidasi yang tampil di halaman posisi exchange.
Apa itu harga likuidasi
Dalam futures, kamu hanya menaruh sebagian modal sebagai margin. Sisanya secara praktis adalah eksposur yang diperbesar oleh leverage. Saat harga bergerak melawan posisimu, rugi menggerus margin. Jika sisa margin turun sampai batas maintenance, exchange akan menutup posisi secara paksa agar saldo tidak negatif.
Untuk long, garis ini ada di bawah harga entry. Untuk short, garis ini ada di atas harga entry. Semakin dekat garisnya, semakin kecil ruang untuk volatilitas normal.
Intuisi rumusnya
Jika memakai 10x leverage, margin awal kira-kira 1/10 dari nilai posisi. Artinya pergerakan berlawanan sekitar 10% sudah mendekati bahaya, lalu masih perlu disisakan maintenance margin. Karena itu rumus sederhana long dan short memakai bagian 1/leverage sebagai ruang gerak utama.
- Long: harga likuidasi kira-kira entry x (1 - 1/leverage + maintenance margin).
- Short: harga likuidasi kira-kira entry x (1 + 1/leverage - maintenance margin).
Leverage yang lebih tinggi membuat angka 1/leverage makin kecil, sehingga harga likuidasi menempel lebih dekat ke entry.
Cara memakai hasilnya
- Bandingkan dengan volatilitas aset. Jika likuidasi hanya berjarak 2%, padahal aset itu biasa bergerak 5% sehari, posisinya terlalu rapuh.
- Turunkan leverage sebelum memperbesar posisi. Leverage rendah memberi ruang napas lebih besar dan mengurangi peluang dipaksa keluar oleh noise pasar.
- Jangan jadikan likuidasi sebagai stop loss. Stop loss seharusnya aktif lebih awal, saat ide trading terbukti salah, bukan saat margin hampir habis.