Trade ini sebaiknya beli berapa banyak
Kalkulator posisi dari risiko dan stop loss

Kerugian pemula sering bukan karena arah salah saja, tetapi karena ukuran posisi terlalu besar. Tentukan batas rugi dulu, baru hitung jumlahnya.

Cara pakai: isi total modal akun, risiko per trade (default 1%), harga entry, dan harga stop loss. Kalkulator akan menghitung risiko USDT, jumlah koin yang disarankan, serta nilai nominal posisi. Logikanya: batasi rugi dulu, baru tentukan ukuran posisi.
Berapa persen akun yang rela rugi jika stop loss kena; umum 1% sampai 2%
Level saat ide trade dianggap salah dan posisi ditutup
Jumlah posisi yang disarankan
0.0333 koin
Maksimal rugi trade ini50.00 USDT
Potensi rugi per unit1,500.00 USDT
Nilai nominal posisi1,000.00 USDT

Catatan: jumlah posisi = nilai risiko / potensi rugi per unit. Nilai risiko = modal x rasio risiko, sedangkan potensi rugi per unit = |entry - stop loss|. Jika entry sama dengan stop loss, kalkulator tidak bisa menghitung. Estimasi ini belum memasukkan fee, slippage, dan funding.

Mengapa ukuran posisi harus dimulai dari risiko

Banyak trader bertanya, "Saya yakin koin ini naik, jadi beli berapa?" Cara yang lebih rapi adalah membalik pertanyaannya: kalau salah, saya rela rugi berapa? Setelah angka rugi maksimum ditentukan, ukuran posisi tinggal dihitung dari jarak entry ke stop loss.

Metode ini membuat setiap trade punya batas yang konsisten. Stop loss yang lebih jauh otomatis membuat jumlah beli lebih kecil; stop loss yang lebih dekat membuat jumlah beli lebih besar, tetapi tetap harus dicek agar nominalnya tidak kelewat agresif.

Rumus dasarnya

Dari angka di kalkulator ke order sungguhan

Contoh lengkapnya: modal 5.000 USDT dengan risiko 1% berarti rugi maksimum 50 USDT. Entry di 30000 dan stop di 28500 berarti tiap koin rugi 1.500 USDT kalau stop kena. 50 ÷ 1.500 = 0,0333 koin, posisi senilai sekitar 1.000 USDT.

Di spot, isi jumlah koin (0,0333) atau nilai setaranya (sekitar 1.000 USDT), lalu langsung pasang stop loss, jangan mengandalkan jual manual nanti. Taruh stop di level yang membatalkan ide trade-mu, bukan di angka yang terasa nyaman, dan pakai persentase risiko yang sama di setiap trade.

Leverage hanya mengubah margin yang dipakai, bukan rugi saat stop kena: 0,0333 koin dengan stop di 28500 tetap rugi 50 USDT di 1x maupun 10x. Yang berubah adalah titik likuidasi. Cek di kalkulator likuidasi apakah titik itu ada di luar stop; di contoh ini, 10x terlikuidasi di sekitar 27.150, di bawah stop, sedangkan 20x di sekitar 28.650, sebelum stop.

Fee dan pajak sedikit menambah rugi. Di spot Binance VIP0 fee-nya 0,1% per sisi: posisi 1.000 USDT kena sekitar 2 USDT untuk beli dan jual, atau 4% dari risiko 50 USDT. Kalau menjual di exchange berizin OJK, PPh final 0,21% dari nilai jual ikut memotong sekitar 2 USDT lagi. Supaya tetap di bawah batas, turunkan sedikit risiko per trade.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah risiko per trade sama dengan uang yang dipakai beli?
Tidak. Risiko adalah kerugian maksimum kalau stop loss kena. Nilai posisi biasanya jauh lebih besar dari nilai risiko.
Kalau tidak pakai stop loss, perlukah menghitung ukuran posisi?
Justru perlu. Tanpa stop loss, risiko tidak punya batas yang jelas, dan posisi yang tampak kecil pun bisa terlalu berbahaya.
Harga Likuidasi
Jika memakai leverage, cek garis bahayanya
Kalkulator PnL
Hitung untung rugi dari target dan stop
HODL
Pendekatan posisi jangka panjang yang berbeda