Fee dipotong dari mana?
Mulai dari yang paling dasar: fee trading bukan biaya tetap seperti ongkir. Fee biasanya dihitung sebagai persentase dari nilai transaksi. Kalau kamu membeli aset senilai IDR 1.000.000, fee dihitung dari nilai transaksi itu. Kalau membeli IDR 10.000.000, nilai rupiah fee juga membesar. Persentasenya terlihat kecil, tetapi nominalnya mengikuti ukuran order.
Yang sering dilupakan pemula: satu siklus "beli lalu jual" berarti dua transaksi. Fee dipotong saat membeli, lalu dipotong lagi saat menjual. Kalau kamu bolak-balik masuk keluar karena panik melihat candle, biaya akan menumpuk. Kamu bisa benar soal arah harga, tetapi tetap pulang dengan hasil lebih kecil karena terlalu sering membayar fee.
Saya suka menjelaskannya begini: fee tidak peduli kamu untung atau rugi. Order untung dipotong. Order rugi juga dipotong. Market yang bergerak datar pun bisa menggerus saldo kalau kamu terlalu sering menekan tombol. Itulah kenapa pembahasan biaya tidak bisa dipisahkan dari kebiasaan trading.
Biaya spot: angka kecil yang bisa menumpuk
Spot trading adalah membeli dan menjual aset langsung dengan saldo yang kamu miliki, tanpa leverage. Di Binance, akun biasa (VIP 0) membayar 0,1% per order spot, baik sebagai maker maupun taker. Kalau fee dibayar dengan BNB, turun jadi 0,075%. Angka ini dicek pada September 2026; tabelnya ada di halaman biaya (fee) situs Binance, dan di aplikasi lewat halaman profil akun.
Contoh: dengan fee 0,1%, transaksi Rp1.000.000 kena Rp1.000 per sisi. Beli lalu jual berarti dua sisi, Rp2.000. Terdengar kecil, tetapi kalikan dengan 20, 50, atau 100 transaksi dalam sebulan. Pemula sering terlalu fokus pada "fee kecil" dan lupa bahwa frekuensi adalah pengali paling berbahaya.
Spot juga punya biaya tidak langsung seperti spread dan slippage. Spread adalah jarak antara harga beli dan harga jual terbaik. Slippage terjadi ketika harga eksekusi berbeda dari harga yang kamu lihat, terutama saat market order di pasar yang bergerak cepat. Jadi biaya nyata bukan hanya fee yang tertulis, tetapi total dari fee, spread, slippage, dan kebiasaan order.
Maker dan taker: kenapa jenis order berpengaruh
Di halaman biaya exchange, kamu akan melihat istilah maker dan taker. Maker adalah order yang menambah likuiditas ke order book, biasanya limit order yang tidak langsung tereksekusi. Taker adalah order yang mengambil likuiditas yang sudah ada, misalnya market order atau limit order yang langsung menyentuh harga yang tersedia.
| Peran | Contoh | Dampak biaya |
|---|---|---|
| Maker | Kamu memasang limit order di harga tertentu dan menunggu orang lain mengeksekusinya. | Sering lebih murah karena menambah likuiditas, tetapi tidak selalu pasti terisi. |
| Taker | Kamu memakai market order, atau limit order yang langsung cocok dengan order yang ada. | Biasanya sedikit lebih mahal, tetapi cepat selesai. |
Untuk pemula, bukan berarti market order selalu buruk. Saat belajar dengan nominal kecil, market order sederhana dan mudah dipahami. Tetapi setelah paham alur, memakai limit order saat tidak terburu-buru bisa membantu mengontrol harga dan kadang menekan fee. Jangan mengejar maker fee kalau akibatnya order tidak pernah terisi dan rencanamu berantakan; gunakan sesuai kebutuhan.
BNB deduction: diskon yang sering dipakai
BNB deduction berarti biaya trading dibayar menggunakan BNB di akunmu dengan diskon 25%: di spot, 0,1% jadi 0,075%. Di futures USDⓈ-M diskonnya 10%, dan BNB-nya harus ada di wallet futures USDⓈ-M. Secara praktis, ini salah satu pengaturan yang sering dipakai karena relatif sederhana: kamu punya sedikit BNB, mengaktifkan pilihan pembayaran fee dengan BNB, lalu sistem memakai BNB untuk fee spot yang memenuhi syarat.
Ada dua hal yang perlu diingat. Pertama, memegang BNB saja tidak selalu cukup; opsi deduction harus aktif. Kedua, BNB juga aset crypto yang harganya naik-turun. Membeli sedikit BNB untuk fee bisa masuk akal, tetapi jangan menganggap BNB sebagai aset bebas risiko hanya karena dipakai untuk diskon biaya.
Persentase di atas dicek pada September 2026. Untuk tahu berapa yang benar-benar dipotong, buka riwayat order: tiap eksekusi menampilkan fee dan koin yang dipakai membayarnya. Kalau tertulis BNB, diskonnya jalan; kalau tertulis koin yang diperdagangkan, opsinya belum aktif atau saldo BNB-nya kurang.
VIP level: penting, tapi biasanya bukan untuk pemula
VIP level adalah sistem bertingkat berdasarkan volume trading 30 hari dan saldo BNB. Untuk naik ke VIP 1 saja, dua syarat harus terpenuhi sekaligus: volume minimal US$1 juta dalam 30 hari dan saldo minimal 5 BNB. Level lebih tinggi bisa mendapat fee lebih rendah. Ini relevan untuk trader bervolume besar, market maker, institusi, atau pengguna yang memang transaksinya sangat aktif.
Untuk pemula, jebakannya adalah mengejar level dengan cara memperbanyak transaksi. Itu terbalik. Kalau kamu trading lebih sering hanya untuk menurunkan fee, kamu bisa membayar fee tambahan dan mengambil risiko market jauh lebih besar daripada penghematan yang dicari. VIP adalah bonus dari volume yang memang sudah ada, bukan alasan untuk menciptakan volume palsu.
Lebih baik fokus pada hal yang bisa langsung kamu kendalikan: jangan overtrade, pahami order type, pakai diskon BNB kalau memang masuk akal, dan catat biaya setiap transaksi. Kalau suatu hari volume kamu benar-benar besar, barulah tabel VIP layak dibaca lebih detail.
Futures: trading fee plus funding rate
Satu hal dulu soal Indonesia: sejak POJK 23/2025, derivatif kripto masuk lingkup pengawasan OJK, dan konsumen wajib lulus tes pengetahuan yang diadakan pedagang berizin sebelum boleh trading derivatif. Binance tidak ada di daftar pedagang berizin OJK. Penjelasan di bawah untuk memahami cara biaya futures dihitung.
Futures atau kontrak berjangka adalah wilayah yang jauh lebih berisiko daripada spot. Di sana kamu tidak hanya membayar trading fee. Kamu juga berhadapan dengan leverage, risiko likuidasi, dan funding rate. Banyak pemula merasa fee futures kecil, lalu lupa bahwa nilai transaksi di futures adalah nilai nosional yang sudah diperbesar oleh leverage.
Misalnya kamu memakai leverage 10x. Modalmu mungkin terlihat kecil, tetapi posisi yang dihitung oleh sistem jauh lebih besar. Fee dihitung dari nilai posisi, bukan hanya rasa "modal kecil" yang kamu pakai. Karena itu, fee bisa terasa membesar dibanding spot, terutama jika sering buka-tutup posisi.
Di tabel Binance, akun biasa membayar 0,02% sebagai maker dan 0,05% sebagai taker di futures, dihitung dari nilai nosional (jumlah × harga), saat buka posisi dan sekali lagi saat tutup. Dengan margin setara Rp1.000.000 dan leverage 10x, posisinya Rp10.000.000: buka dan tutup pakai market order kena 0,05% dua kali, sekitar Rp10.000, atau 1% dari margin sebelum harga bergerak sedikit pun.
Funding rate adalah pembayaran berkala antara long dan short agar harga futures tetap dekat dengan harga spot. Kadang kamu membayar, kadang menerima, tergantung arah posisi dan kondisi pasar. Kalau posisi dibiarkan lama saat funding tidak menguntungkan, biaya ini bisa menggerus hasil. Funding rate bukan biaya tetap yang bisa diabaikan; ia bagian dari total cost futures. Kalau rate-nya positif, posisi long membayar short; kalau negatif, short membayar long. Di Binance, penyelesaian standarnya tiap 8 jam, pukul 07.00, 15.00, dan 23.00 WIB; sebagian kontrak tiap 4 jam, dan kontrak yang rate-nya mentok batas atas atau bawah otomatis pindah ke tiap 1 jam. Kamu hanya membayar atau menerima kalau masih memegang posisi tepat saat penyelesaian.
Risiko terbesar futures tetap likuidasi. Harga bergerak sedikit berlawanan, leverage memperbesar dampaknya, lalu posisi bisa ditutup paksa. Sebelum menyentuh futures, pemula sebaiknya paham spot, fee, slippage, dan manajemen risiko. Tidak ada potongan fee yang bisa menyelamatkan strategi yang memakai leverage tanpa rencana. Jarak ke harga likuidasi bisa dihitung di kalkulator likuidasi, dan cara menghitungnya dijelaskan di Leverage dan likuidasi.
Biaya tersembunyi: P2P, bank lokal, e-wallet, dan jaringan
Pengguna Indonesia sering menghitung biaya trading, tetapi lupa biaya sebelum dan sesudah trading. Padahal uang harus masuk dari Rupiah, lalu mungkin keluar lagi ke bank, e-wallet, atau wallet pribadi. Di setiap tahap ada biaya atau spread.
| Tahap | Biaya yang sering tidak terlihat | Cara menekan |
|---|---|---|
| P2P USDT | Harga jual merchant biasanya lebih tinggi dari harga tengah. Selisih ini adalah spread yang kamu bayar dalam IDR. | Bandingkan beberapa merchant, cek reputasi, volume, batas transaksi, dan metode pembayaran. |
| Bank lokal/e-wallet | Transfer bank, virtual account, GoPay, OVO, Dana, atau penyedia pembayaran lain bisa punya biaya layanan atau kurs yang kurang bagus. | Lihat jumlah USDT/koin yang diterima setelah semua biaya, bukan hanya label "gratis". |
| Exchange lokal | Indodax, Tokocrypto, Pintu, atau platform lokal lain punya fee, spread, dan biaya withdraw masing-masing. | Bandingkan total dari beli, withdraw, dan biaya jaringan sebelum memindahkan aset. |
| Withdraw on-chain | Biaya jaringan atau gas dibayar saat aset dikirim ke blockchain. Ini bukan sekadar trading fee exchange. | Pilih jaringan yang benar dan efisien, hindari jam padat, dan gabungkan penarikan kecil bila masuk akal. |
Biaya jaringan sangat sering mengejutkan pemula. Mengirim token lewat jaringan yang salah bisa mahal, lambat, atau bahkan membuat dana sulit dipulihkan. Selalu pastikan jaringan deposit dan withdraw sama. Kalau alamat deposit meminta jaringan tertentu, jangan memilih jaringan lain hanya karena fee lebih murah. Murah tetapi salah jaringan bisa menjadi kesalahan paling mahal.
Soal izin: sejak 10 Januari 2025, pengawasan perdagangan kripto pindah dari Bappebti ke OJK. Per 13 Agustus 2026 ada 27 pedagang aset kripto berizin OJK, di antaranya Indodax, Tokocrypto, dan Pintu. Binance tidak termasuk, dan sejak Juni 2026 Binance tercantum di daftar pedagang aset kripto ilegal milik OJK/Satgas PASTI. Sebelum menyetor rupiah ke platform mana pun, cocokkan nama perusahaan, nama aplikasi, dan alamat situsnya dengan daftar pedagang berizin di situs OJK, dan waspadai domain tiruan.
Convert: tertulis tanpa fee, tapi spread-nya masuk ke kurs
Convert adalah fitur Binance untuk menukar koin dengan satu klik: pilih koin, isi jumlah, konfirmasi. Layarnya biasanya menyebut tidak ada trading fee. Biayanya tidak hilang, melainkan masuk ke kurs konversi yang kamu dapat, yang umumnya sedikit lebih jelek daripada harga tengah di order book spot. Selisih itu adalah spread yang tersembunyi.
Contoh hitungan: misalkan harga tengah BTC di spot 60.000 USDT dan kamu menukar 1.000 USDT ke BTC.
| Cara tukar | Harga eksekusi | BTC diterima | Biaya |
|---|---|---|---|
| Market order di spot (fee 0,1%) | sekitar 60.000 USDT | sekitar 0,016650 BTC | sekitar 1 USDT fee |
| Convert (kurs 0,2% lebih jelek dari harga tengah) | 60.120 USDT | sekitar 0,016633 BTC | sekitar 2 USDT spread |
Angka 0,2% itu dipakai untuk contoh hitungan. Spread sebenarnya berubah menurut koin, nominal, dan kondisi pasar, dan biasanya lebih lebar di koin sepi, nominal besar, dan saat pasar bergejolak. Untuk tahu biaya penukaranmu sendiri, sebelum konfirmasi bandingkan kurs Convert dengan harga terakhir di spot: (kurs Convert − harga spot) ÷ harga spot adalah biaya tersembunyinya. Untuk nominal kecil Convert praktis; untuk nominal besar atau penukaran rutin, limit order di spot biasanya lebih murah.
Biaya withdraw: di mana mengeceknya sebelum konfirmasi
Biaya withdraw kripto tampil di layar penarikan itu sendiri, setelah kamu memilih koin dan jaringan, sebelum tombol konfirmasi. Umumnya berupa jumlah tetap dalam koin yang ditarik, bukan persentase dari total, jadi terasa jauh lebih berat untuk penarikan kecil. Koin yang sama sering punya biaya berbeda di tiap jaringan, dan layar itu juga menampilkan jumlah minimum penarikan.
Sebelum konfirmasi, lihat tiga angka: jaringan yang dipilih, biaya yang dipotong, dan jumlah yang akan sampai di tujuan. Kalau tujuannya exchange lokal atau wallet, cek di halaman deposit mereka jaringan mana yang diterima. Menarik lewat jaringan yang tidak dikenali tujuan adalah kesalahan paling mahal, jauh lebih mahal dari biaya apa pun.
Sebagai patokan, ini biaya withdraw USDT di Binance pada 27 September 2026:
| Jaringan | Biaya withdraw | Minimum withdraw |
|---|---|---|
| TRC20 (Tron) | 1,5 USDT | 5 USDT |
| BEP20 (BNB Chain) | 0,01 USDT | 5 USDT |
| ERC20 (Ethereum) | 0,3 USDT | 5 USDT |
Selisih antarjaringan ini tidak mengikuti gas hari itu: exchange yang menetapkan angka tetapnya. Untuk withdraw 50 USDT, TRC20 memakan 3% dari nilainya, BEP20 cuma 0,02%.
Fee exchange bukan pajak
Fee adalah biaya yang dipungut exchange untuk trading, withdraw, atau konversi, dan tercatat di riwayat tiap order. Pajak urusan lain lagi. Sejak 1 Agustus 2025, pajak kripto untuk perorangan diatur PMK 50/2025, dan besarnya bergantung pada tempat kamu menjual:
| Exchange dalam negeri berizin OJK | Platform luar negeri (misalnya Binance) | |
|---|---|---|
| Pajak saat menjual | PPh final 0,21% dari nilai transaksi | PPh final 1% dari nilai transaksi |
| Siapa yang memotong | Dipotong langsung oleh platform | Dipotong platform kalau ditunjuk DJP sebagai pemungut; kalau tidak, penjual wajib menyetor sendiri |
| PPN | Tidak ada PPN atas jual-beli kripto; fee layanan platform tetap kena PPN | Sama |
Sebelum Agustus 2025 berlaku PMK 68/2022: PPh 0,1% plus PPN efektif 0,11% di platform terdaftar Bappebti, dan dua kali lipatnya di platform yang tidak terdaftar. Kripto yang masih kamu pegang di akhir tahun dicatat di SPT Tahunan, Lampiran 1 Tabel 3, kode harta 0399 (Investasi Lainnya), lengkap dengan tahun perolehan dan nilai perolehan dalam rupiah. Mencatatnya tidak otomatis menambah pajak yang harus dibayar. Rujukannya artikel Direktorat Jenderal Pajak di pajak.go.id.
Yang menghubungkan keduanya adalah catatan. Kalau suatu saat perlu lapor atau mencocokkan, riwayat beli, jual, dan fee lengkap dengan tanggal dan nilainya dalam Rupiah akan terpakai. Karena itu, ekspor riwayat transaksi akun secara berkala, jangan tunggu akhir tahun lalu merekonstruksi semuanya.
Lapisan potongan fee: VIP, BNB, dan referral
Fee yang akhirnya dipotong berasal dari beberapa lapisan. Banyak exchange, termasuk Binance, juga punya program referral: kode undangan yang dimasukkan saat akun dibuat bisa memberi potongan fee trading sesuai aturan program itu. Lapisan ini terpisah dari BNB deduction, jadi dalam banyak kasus keduanya bertumpuk, bukan saling membatalkan. Angka yang benar-benar dipotong tampil di riwayat tiap order.
- Lapisan dasar: fee standar berdasarkan spot/futures, maker/taker, pasangan trading, dan level akun.
- Lapisan akun: VIP level atau syarat lain yang memengaruhi fee dasar.
- Lapisan pembayaran: BNB deduction jika aktif dan saldo BNB cukup.
- Lapisan referral: potongan dari kode undangan yang dimasukkan saat registrasi, kalau akunnya memenuhi ketentuan program.
Di kebanyakan exchange, kode referral hanya bisa dimasukkan saat akun dibuat; akun yang sudah aktif umumnya tidak bisa ditambah kode belakangan. Untuk pemula, lapisan yang paling berpengaruh tetap jumlah transaksi: order yang tidak jadi dibuat tidak kena fee sama sekali.
Cara menekan total biaya
Menekan biaya bukan soal mencari trik rahasia. Justru yang paling efektif biasanya membosankan: lebih sedikit transaksi, order lebih rapi, dan tidak terburu-buru. Ini paket kebiasaan yang masuk akal untuk pemula.
- Kurangi transaksi yang tidak perlu. Beli-jual karena bosan atau panik adalah sumber biaya paling konsisten. Kalau tidak ada alasan jelas, jangan menekan tombol.
- Gunakan limit order saat tidak terburu-buru. Ini membantu mengontrol harga dan kadang membuatmu menjadi maker. Namun jangan memaksakan limit order kalau rencanamu membutuhkan eksekusi cepat.
- Aktifkan BNB deduction jika sesuai. Simpan BNB secukupnya untuk fee, bukan sebagai alasan menumpuk aset yang tidak kamu pahami.
- Pastikan platformnya berizin dulu. Sebelum membandingkan fee, cek exchange-nya di daftar pedagang aset kripto berizin OJK. Fee murah tidak menolong kalau platformnya tidak diawasi OJK.
- Bandingkan jalur Rupiah. Lihat total IDR yang keluar dan aset yang diterima. P2P, bank lokal, e-wallet, dan exchange lokal bisa punya biaya efektif berbeda.
- Gabungkan withdraw kecil. Jika aman dan masuk akal, menggabungkan beberapa penarikan kecil bisa mengurangi biaya jaringan per transaksi.
- Catat fee. Setelah transaksi, lihat riwayat. Fee yang dicatat akan terasa nyata; fee yang tidak dicatat mudah diremehkan.
Kalau kamu ingin tahu dampaknya pada angka sendiri, masukkan skenario ke kalkulator biaya: nominal transaksi, berapa kali beli-jual, jalur deposit, dan rencana withdraw. Bandingkan skenario "sering keluar-masuk" dengan "lebih jarang transaksi". Biasanya hasilnya membuka mata.
Ingat urutannya: mengurangi fee adalah taktik, mengurangi transaksi buruk adalah strategi. Trader yang jarang membuat order tanpa alasan bisa membayar total biaya lebih rendah daripada orang yang mendapat fee rate lebih murah tetapi transaksi setiap jam. Jangan mengejar potongan kecil sambil membakar saldo lewat overtrading.
Salah paham umum
Istilah terkait
FAQ
Berapa fee spot Binance per transaksi?
Untuk akun biasa (VIP 0), 0,1% per order, baik maker maupun taker. Kalau fee dibayar dengan BNB, jadi 0,075%. Angka ini dicek pada September 2026. Level VIP menurunkannya, tapi VIP 1 saja butuh volume US$1 juta dalam 30 hari plus saldo 5 BNB sekaligus, jadi untuk pemula angkanya tetap 0,1%.
Apakah BNB deduction dan kode referral bisa bertumpuk?
Umumnya bisa, karena keduanya lapisan berbeda. Kode referral hanya bisa diikat saat akun dibuat, sedangkan BNB deduction adalah opsi yang bisa diaktifkan kapan saja dan memberi diskon 25% di spot. Fee yang benar-benar dipotong tampil di riwayat tiap order.
Biaya apa yang sering dilupakan pengguna Indonesia?
Spread P2P saat membeli USDT dengan Rupiah, biaya bank lokal atau e-wallet seperti GoPay/OVO/Dana jika tersedia, fee exchange lokal seperti Indodax/Tokocrypto/Pintu, dan biaya jaringan saat withdraw.
Apakah mengejar VIP level bagus untuk pemula?
Biasanya tidak. VIP berguna kalau volume memang besar. Membuat transaksi ekstra hanya untuk naik level bisa membuat biaya dan risiko lebih besar daripada potongan yang diperoleh.
Bagaimana cara melihat fee yang sudah dibayar?
Lihat riwayat transaksi, trade history, atau laporan akun. Setiap order biasanya menampilkan fee dan aset yang dipakai untuk membayar fee. Untuk estimasi sebelum transaksi, gunakan kalkulator biaya.
Apakah fee Binance sama dengan pajak?
Bukan. Fee dipungut exchange tiap trading atau withdraw. Pajak diatur PMK 50/2025: menjual kripto di exchange dalam negeri berizin OJK kena PPh final 0,21%, di platform luar negeri 1%, tanpa PPN. Yang menghubungkan keduanya adalah riwayat transaksi, jadi ekspor catatan transaksi dan fee secara berkala.
Berapa biaya withdraw USDT di Binance?
Pada 27 September 2026: 0,01 USDT lewat BEP20 (BNB Chain), 0,3 USDT lewat ERC20 (Ethereum), dan 1,5 USDT lewat TRC20 (Tron), dengan minimum withdraw 5 USDT di ketiganya. Angkanya tetap per penarikan, ditetapkan Binance, dan tampil di layar withdraw setelah jaringan dipilih.
Apakah Binance punya izin OJK?
Tidak. Tidak ada entitas Binance di daftar pedagang aset kripto berizin OJK per 13 Agustus 2026, dan sejak Juni 2026 Binance tercantum di daftar pedagang aset kripto ilegal OJK/Satgas PASTI. Daftar exchange berizin bisa dicek di situs ojk.go.id, bagian perizinan aset keuangan digital dan aset kripto; cocokkan nama perusahaan, aplikasi, dan alamat situsnya.
Jual kripto di platform luar negeri, pajaknya berapa?
Menurut PMK 50/2025, menjual kripto lewat platform luar negeri kena PPh final 1% dari nilai transaksi. Kalau platform itu tidak ditunjuk DJP sebagai pemungut, penjual wajib menyetor sendiri. Di exchange dalam negeri berizin OJK tarifnya 0,21% dan dipotong otomatis.
Sumber
- Halaman biaya Binance - maker/taker, spot, futures, VIP, BNB deduction, dan ketentuan terbaru.
- Kalkulator biaya CoinLingo - untuk membandingkan skenario transaksi dan withdraw.
- Direktorat Jenderal Pajak: pajak kripto menurut PMK 50/2025 - tarif 0,21% dan 1%, berlaku sejak 1 Agustus 2025.
- Daftar pedagang aset kripto berizin OJK - untuk mengecek izin sebuah exchange.